Mahasiswa UMN Bukittinggi Rilis Buku Antologi

Mahasiswa Kelas Bahasa Indonesia UMN Bukittinggi merilis buku bertajuk Antologi dengan judul: “Buletin untuk Ibu: Cerita Tentang Ibu yang Selalu Mendoakan” (Rabu, 4/7/2018). Buku ini merupakan karya bersama yang ditulis oleh 54 orang mahasiswa. Antologi ini melibatkan puluhan mahasiswa dari 4 Program Studi berbeda yakni Farmasi, Administrasi Rumah Sakit, Gizi dan Administrasi Publik. Keempat program studi ini mengambil mata kuliah Bahasa Indonesia sebagai mata kuliah wajib pada semester genap 2017/2018. Tulisan yang dibukukan tersebut diangkat dari tugas penulisan buletin yang diberikan kepada para mahasiswa pada Ramadhan lalu.

Di dalam tugas tersebut, Boby N selaku dosen pengampu mata kuliah, awalnya meminta seluruh mahasiswa menuliskan artikel pendek dengan format buletin sebanyak 3 halaman ukuran A5. Para mahasiswa diminta menuliskan tulisan tentang Ibu mereka. Seluruh artikel tersebut dikumpulkan via email. Ada beragam kisah yang terceritakan di dalam buku Antologi tersebut. Umumnya, para mahasiswa mencurahkan seluruh ekspresi, harapan dan doa-doa terhadap ibu mereka masing-masing. Dalam perkembangannya, beberapa dari artikel tersebut melewati simulasi editing yang dilakukan langsung di depan para mahasiswa oleh dosen bersangkutan. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran pengeditan sebuah tulisan bagi para mahasiswa.

Selama perkuliahan, para mahasiswa selalu diminta memegang prinsip bahwa menulis itu pekerjaan abadi. Quotes yang selalu ditekankan untuk selalu diingat oleh mereka adalah kata-kata Pramoedya Ananta Tur. “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian, ” demikian ungkap Tur. Quotes ini terus diulang-ulang selama perkuliahan.

Pada waktu rilis buku tersebut, Boby N sengaja tidak memberi tahu sejak awal bahwa akan ada launching buku hari itu. Para mahasiswa pun kaget bahwa ternyata tugas buletin yang dikumpulkan sebelumnya itu akan menjadi buku. Mereka tidak mengira bahwa tugas-tugas itu telah dilakukan pengeditan lanjutan oleh dosen bersangkutan lalu menjadikannya ke format buku. Banyak di antara mereka yang ‘berkaca-kaca’ dan meneteskan air mata setelah mengetahui bahwa tugas-tugas itu akhirnya menjadi sebuah buku.

Dalam pada itu, rektor dan para staf dosen UMN Bukittinggi juga menyambut baik rilis buku perdana kampus itu. Dr. Muslim Suardi menyatakan agar nanti dibuatkan bedah bukunya. Saat ini produksi buku Antologi ini masih mengambil jalur indie dan belum dikomersilkan. Rencananya buku ini akan diperbanyak sesuai permintaan. Sebagian hasil cetakan akan disumbangkan ke perpustakaan di beberapa institusi/lembaga. Mudah-mudahan karya sederhana ini dapat menjadi sesuatu dan bermanfaat untuk orang banyak di kemudian hari.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Share Buttons and Icons powered by Ultimatelysocial